Kabel Coaxial

Selasa, 19 April 2011


Pengertian’a:


KABEL COAXIAL
Kabel coaxial adalah kabel elektrik yang terdiri daripada wayar pengalir bulat, dikelilingi oleh penebat, dikelilingi sarung pengalir silinder, dan biasanya dibalut oleh lapisan akhir penebat.
http://upload.wikimedia.org/wikipedia/commons/thumb/7/73/RG-59.jpg/220px-RG-59.jpg
Kabel coaxial boleh lentur gred radio.
A:Sarung plastik luar
B:skrin tembaga
C:penebat dalam eletrik
D:teras tembaga
Kabel ini direka bagi membawa isyarat jalur lebar atau berfrekuensi tinggi, seperti dalam talian pemancar berfrekuensi tinggi. Kadang kala arus terus (direct current) (dipanggil bias) ditambah kepada isyarat bagi membekalkan kuasa kepada peralatan dihujung, seperti penerima satelit pemancar langsung. Disebabkan medan elektromagnetik yang membawa isyarat wujud (secara ideal) hanya antara ruang antara pengalir dalam dan luar, ia tidak mengganggu atau diganggu gangguan daripada medan elektromagnetik luar.
Kabel coaxial boleh jadi tegar atau mudah lentur. Jenis tegar mempunyai pembalut pejal, sementara jenis mudah lentur mempunyai pembalut berjalin, kedua-dua biasanya diperbuat dari wayar tembaga halus. Penebat dalam, juga dikenali sebagai dielektrik, mempunyai kesan jelas pada ciri-ciri kabel, seperti ciri-ciri galangan (impedance) dan (attenuation). Dielektrik juga mungkin penuh atau berlubang dengan ruang udara. Sambungan pada hujung kabel coaxial biasanya dibuat dengan penyambung RF.

Elektromagnetik

Penyaluran wayar terbuka mempunyai ciri-ciri yang gelombang elektromagnetik bergerak melalui talian terserak kepada ruang mengelilingi wayar selari. Talian ini kurang kehilangan kuasa, tetapi mempunyai kesan sampingan. Ia tidak boleh dibengkokkan, dipilin atau dibentuk tanpa mengubah ciri-ciri galangan (impedance) mereka. Ia juga tidak boleh dipasang sepanjang atau dilekatkan pada sebarang bahan pengalir, kerana medan yang terserak akan menghasilkan arus dalam pengalir berhampiran menyebabkan radiasi yang tidak diingini dan talian tidak sempurna (detuning).
Talian coaxial menyelesaikan masalah ini dengan menghadkan gelombang eletromagnetik pada kawasan dalam kabel, antara teras pengalir dan penghadang. Talian itu sendiri membentuk pemandu gelombang sepaksi, dan pengaliran tenaga dalam talian dengan itu hanya berlaku sepenuhnya melalui gelombang yang mengalir dalam kabel antara pengalir. Talian coaxial dengan itu boleh dibengkokkan dan dipilin tanpa kesan negatif, dan ia boleh dilekatkan pada bahan penyokong pengalir tanpa menghasilkan arus tidak diingini pada bahan pengalir tersebut.
Talian sepaksi diisi dengan bahan dielektrik yang mengekalkan jarak antara teras pengalir dan pelindung. Malangnya, semua dielektrik meningkatkan galangan, dengan itu menyebabkan kebanyakan talian coaxial kurang berkesan berbanding talian wayar terdedah.

Read More … Kabel Coaxial

Kabel Twisted Pair


Pengertian’a:
Twisted pair adalah kabel lembaga yang dililitkan secara berpasangan dengan tujuan untuk menutupi kelemahan kabel terhadap noise electrics yang bersal dari dalam kabel ( pair to pair coupling atau crosstalk ) dan dari luar kabel (interfensi elegtromagnetik dan intervensi frekuensi radio), semakin banyak lilitan kabel setiap inci, maka sebagian kuat daya tahan kabel terhadap intervensi elektromagnetik dan crosstalk.
KABEL TWISTED PAIR
Kabel Twisted pair (pasangan berpilin) adalah sebuah bentuk kabel di mana dua konduktor digabungkan dengan tujuan untuk mengurangi atau meniadakan interferensi elektromagnetik dari luar seperti radiasi elektromagnetik dari kabel unshielded twisted pair (UTP) cables, dan crosstalk di antara pasangan kabel yang berdekatan.

Unshielded twisted-pair

Unshielded twisted-pair (disingkat UTP) adalah sebuah jenis kabel jaringan yang menggunakan bahan dasar tembaga, yang tidak dilengkapi dengan shield internal. UTP merupakan jenis kabel yang paling umum yang sering digunakan di dalam jaringan lokal (LAN), karena memang harganya yang rendah, fleksibel dan kinerja yang ditunjukkannya relatif bagus. Dalam kabel UTP, terdapat insulasi satu lapis yang melindungi kabel dari ketegangan fisik atau kerusakan tapi, tidak seperti kabel Shielded Twisted-pair (STP), insulasi tersebut tidak melindungi kabel dari interferensi elektromagnetik.
Kabel UTP memiliki impendansi kira-kira 100 Ohm dan tersedia dalam beberapa kategori yang ditentukan dari kemampuan transmisi data yang dimilikinya seperti tertulis dalam tabel berikut.
Kategori
Kegunaan
Category 1 (Cat1)
Kualitas suara analog
Category 2 (Cat2)
Transmisi suara digital hingga 4 megabit per detik
Category 3 (Cat3)
Transmisi data digital hingga 10 megabit per detik
Category 4 (Cat4)
Transmisi data digital hingga 16 megabit per detik
Category 5 (Cat5)
Transmisi data digital hingga 100 megabit per detik
Enhanced Category 5 (Cat5e)
Transmisi data digital hingga 250 megabit per detik
Category 6 (Cat6)

Category 7 (Cat7)

Di antara semua kabel di atas, kabel Enhanced Category 5 (Cat5e) dan Category 5 (Cat5) merupakan kabel UTP yang paling populer yang banyak digunakan dalam jaringan berbasis teknologi Ethernet.

Kategori 1

Kabel UTP Category 1 (Cat1) adalah kabel UTP dengan kualitas transmisi terendah, yang didesain untuk mendukung komunikasi suara analog saja. Kabel Cat1 digunakan sebelum tahun 1983 untuk menghubungkan telepon analog Plain Old Telephone Service (POTS). Karakteristik kelistrikan dari kabel Cat1 membuatnya kurang sesuai untuk digunakan sebagai kabel untuk mentransmisikan data digital di dalam jaringan komputer, dan karena itulah tidak pernah digunakan untuk tujuan tersebut.

Kategori 2

Kabel UTP Category 2 (Cat2) adalah kabel UTP dengan kualitas transmisi yang lebih baik dibandingkan dengan kabel UTP Category 1 (Cat1), yang didesain untuk mendukung komunikasi data dan suara digital. Kabel ini dapat mentransmisikan data hingga 4 megabit per detik. Seringnya, kabel ini digunakan untuk menghubungkan node-node dalam jaringan dengan teknologi Token Ring dari IBM. Karakteristik kelistrikan dari kabel Cat2 kurang cocok jika digunakan sebagai kabel jaringan masa kini. Gunakanlah kabel yang memiliki kinerja tinggi seperti Category 3, Category 4, atau Category 5.

 Category 3

Kabel UTP Category 3 (Cat3) adalah kabel UTP dengan kualitas transmisi yang lebih baik dibandingkan dengan kabel UTP Category 2 (Cat2), yang didesain untuk mendukung komunikasi data dan suara pada kecepatan hingga 10 megabit per detik. Kabel UTP Cat3 menggunakan kawat-kawat tembaga 24-gauge dalam konfigurasi 4 pasang kawat yang dipilin (twisted-pair) yang dilindungi oleh insulasi. Cat3 merupakan kabel yang memiliki kemampuan terendah (jika dilihat dari perkembangan teknologi Ethernet), karena memang hanya mendukung jaringan 10BaseT saja. Seringnya, kabel jenis ini digunakan oleh jaringan IBM Token Ring yang berkecepatan 4 megabit per detik, sebagai pengganti Cat2.
Tabel berikut menyebutkan beberapa karakteristik yang dimiliki oleh kabel UTP Category 3 pada beberapa frekuensi.
Karakteristik
Nilai pada frekuensi 10 MHz
Nilai pada frekuensi 16 MHz
Attenuation (pelemahan sinyal)
27 dB/1000 kaki
36 dB/1000 kaki
Near-end Cross-Talk (NEXT)
26 dB/1000 kaki
23 dB/1000 kaki
Resistansi
28.6 Ohm/1000 kaki
28.6 Ohm/1000 kaki
Impendansi
100 Ohm (±15%)
100 Ohm (±15%)
Kapasitansi
18 picoFarad/kaki
18 picoFarad/kaki

Category 4

Kabel UTP Category 4 (Cat4) adalah kabel UTP dengan kualitas transmisi yang lebih baik dibandingkan dengan kabel UTP Category 3 (Cat3), yang didesain untuk mendukung komunikasi data dan suara hingga kecepatan 16 megabit per detik. Kabel ini menggunakan kawat tembaga 22-gauge atau 24-gauge dalam konfigurasi empat pasang kawat yang dipilin (twisted pair) yang dilindungi oleh insulasi. Kabel ini dapat mendukung jaringan Ethernet 10BaseT, tapi seringnya digunakan pada jaringan IBM Token Ring 16 megabit per detik.
Tabel berikut menyebutkan beberapa karakteristik yang dimiliki oleh kabel UTP Category 4 pada beberapa frekuensi.
Karakteristik
Nilai pada frekuensi 10 MHz
Nilai pada frekuensi 20 MHz
Attenuation
20 dB/1000 kaki
31 dB/1000 kaki
Near-end Cross-Talk
41 dB/1000 kaki
36 dB/1000 kaki
Resistansi
28.6 Ohm/1000 kaki
28.6 Ohm/1000 kaki
Impedansi
100 Ohm (±15%)
100 Ohm (±15%)
Kapasitansi
18 picoFarad/kaki
18 picoFarad/kaki

Category 5

Kabel UTP Category 5 (Cat5) adalah kabel dengan kualitas transmisi yang jauh lebih baik dibandingkan dengan kabel UTP Category 4 (Cat4), yang didesain untuk mendukung komunikasi data serta suara pada kecepatan hingga 100 megabit per detik. Kabel ini menggunakan kawat tembaga dalam konfigurasi empat pasang kawat yang dipilin (twisted pair) yang dilindungi oleh insulasi. Kabel ini telah distandardisasi oleh Electronic Industries Alliance (EIA) dan Telecommunication Industry Association (TIA).
Kabel Cat5 dapat mendukung jaringan Ethernet (10BaseT), Fast Ethernet (100BaseT), hingga Gigabit Etheret (1000BaseT). Kabel ini adalah kabel paling populer, mengingat kabel serat optik yang lebih baik harganya hampir dua kali lipat lebih mahal dibandingkan dengan kabel Cat5. Karena memiliki karakteristik kelistrikan yang lebih baik, kabel Cat5 adalah kabel yang disarankan untuk semua instalasi jaringan.
Karakteristik
Nilai pada frekuensi 10 MHz
Nilai pada frekuensi 100 MHz
Attenuation
20 dB/1000 kaki
22 dB/1000 kaki
Near-end Cross-talk
47 dB/1000 kaki
32.3 dB/1000 kaki
Resistansi
28.6 Ohm/1000 kaki
28.6 Ohm/1000 kaki
Impendansi
100 Ohm (±15%)
100 Ohm (±15%)
Kapasitansi
18 picoFarad/kaki
18 picoFarad/kaki
Structural return loss
16 dB
16 dB
Delay skew
45 nanodetik/100 meter
45 nanodetik/100 meter

Enhanced Category 5

Kabel ini merupakan versi perbaikan dari kabel UTP Cat5, yang menawarkan kemampuan yang lebih baik dibandingkan dengan Cat5 biasa. Kabel ini mampu mendukung frekuensi hingga 250 MHz, yang direkomendasikan untuk penggunaan dalam jaringan Gigabit Ethernet, meskipun menggunaan kabel UTP Category 6 lebih disarankan untuk mencapai kinerja tertinggi.

Pengabelan UTP Category 5

http://upload.wikimedia.org/wikipedia/id/thumb/e/e5/UTP-Straight.png/100px-UTP-Straight.png

Pengabelan UTP Category 5 Straight
http://upload.wikimedia.org/wikipedia/id/thumb/3/36/UTP-Crossover.png/100px-UTP-Crossover.png
Pengabelan UTP Category 5 Crossover
Dalam menghubungkan jaringan Ethernet dengan menggunakan kabel UTP Category 5, terdapat dua strategi pengabelan, yakni Crossover cable dan Straight-through cable. Kabel Crossover digunakan untuk menghubungkan dua perangkat yang sama (NIC dengan NIC lainnya, hub dengan hub yang lainnya dan lain-lain), sementara kabel Straight-through digunakan untuk menghubungkan NIC dengan hub atau NIC dengan switch.

Shielded twisted pair (STP atau STP-A)

Shielded twisted pair atau STP adalah kabel pasangan berpilin yang memiliki perlindungan dari logam untuk melindungi kabel dari intereferensi elektromagnetik luar.

Read More … Kabel Twisted Pair

software khusus untuk jaringan

Selasa, 12 April 2011


PENGERTIANNYA:
Nama lain dari Software adalah perangkat lunak. Seperti nama lainnya itu, yaitu perangkat lunak, sifatnya pun berbeda dengan hardware atau perangkat keras, jika perangkat keras adalah komponen yang nyata yang dapat diliat dan disentuh oleh manusia, maka software atau Perangkat lunak tidak dapat disentuh dan dilihat secara fisik, software memang tidak tampak secara fisik dan tidak berwujud benda tapi bisa di operasikan.
Software Jaringan & Protokol Jaringan Komputer Internet 
1. Sistem operasi jaringan
Os jaringan yang muncul pertama kali adalah SO Unix pada tahun 1969 diperusahaan AT & T. Sekarang sudah banyak sistem operasi jaringan bahkan Microsoft mempunyai sistem operasi yang memiliki rancangan dasar seperti unix yaitu Windows NT. Syarat utama suatu OS dapat menjamin SO jaringan adalah :
- Stabil- Aman- Mendukung jaringan secara Native- Multi User- Dapat melakukan operasi multitasking- Dapat mendukung penggunaan hardware dalam skala besar  2. Protocol
Protocol dapat disebut bahasa komunikasi antar jaringan komputer, di bawah ini macam - macam protocol:
a. Net BeuiNet Beui merupakan protocol yang banyak digunakan dalam jaringan lokal berbasis SO windows. Protocol ini sangat baik dan cepat untuk bersharing data namun protocol ini tidak dapat dirouting.b. IPx & SPx ( Internetwork paket exchange / Sequnce paket exchange )Protocol hampir sama bahkan mirip dengan NetBeui hanya saja perbedaanya protocol ini dapat di routing jadi dapat memungkinkan terjadinya MAN.c. Protokol yang dikembangkan oleh OSI / ISOProtocol ini sudah digunakan oleh beberapa institusi, sayangnya segala informasi tantang protocol ini harus debeli melaui ISO dan hal ini yang menyebabkan perkembangan ISO'OSI menjadi Lambat.d. TCP / IP ( Transmition Control Protocol / Internet Protocol )TCP / IP adalah protocol yang digunakan di jaringan global karena memiliki sistem pengalamatan yang baik dan memiliki sistem pengecekan data. saat ini terdapat 2 versi TCP/IP yang berbeda dalam sistem penomoran, yaitu IPv4 ( 32 bit ) dan IPv6 ( 128 bit ).
Ciri - ciri yang terdapat di protol TCP/IP adalah :- standard protocol TCP/IP dalam bentuk RFC dapat diambil oleh siapapun tanpa biaya.- tidak tergantung pada sistem operasi atau hardware tertentu.- pengembangannya berdasarkan consensus dan tidak tergantung pada vendor tertentu- dapat digunakan hampir di semua perangkat transmisi- pengalamatan bersifat unix dalam skala global- memiliki banyak layanan dan bisa ditetapkan pada internetwork
Dalam dunia internet tidak ada suatu badanpun yang berhak mengatur jalannya internet secara umum. Ada lembaga khusus yang menangani protocol yaitu :
- Internet society, bertugas mendukung dan mempromosikan pertumbuhan internet sebagai sarana komunikasi untuk riset.- Internet Architecture Board ( IAB ), badan penasihat teknis bagi internet society, IAB mempunyai wewenang untuk menerbitkan dokumen standar Internet.- Internet Egineering TaskForce ( IETF ), badan yang berorientasi membentuk standar internet. Badan ini dibagi menjadi 9 kelompok, masing - masing kelompok kerja tersebut adalah: kelompok kerja routing, aplikasi, addresing, keamanan komputer dan lain- lain.- Internet Research Task Force ( IRTF ), lembaga untuk pemilihan standarisasi dalam jangka panjang.
Read More … software khusus untuk jaringan

Yulia Blog Copyright © 2009 Designed by Ipietoon Blogger Template for Bie Blogger Template Vector by DaPino